Breaking

Wednesday, June 26, 2019

BNN Luncurkan Toko Online Produk Kerajinan Mantan Pecandu Narkoba

Toko Online Handicraft
Picture by KOMPAS.COM (Christoforus Ristianto)
Badan Narkotika Nasional (BNN) meluncurkan platform daring berisi produk kerajinan tangan milik masyarakat mantan pecandu narkoba dengan nama website www.tokostopnarkoba.com.

Kepala BNN Heru Winarko mengatakan pihaknya dalam pemberdayaan terhadap para mantan pecandu narkoba. Mereka diberikan pelatihan agar tidak kembali terjerumus narkoba sehingga bisa diterima masyarakat.

Para pecandu narkoba rata-rata kembali lagi karena tidak ada pekerjaan dan sebagian tidak diterima oleh masyarakat. Maka itu diberikan pelatihan dan pasarkan lewat online.

Produk yang dihasilkan oleh para pecandu narkoba itu mewakili masing-masing 34 provinsi di Tanah Air. Keberadaan marketplace itu diharapkan mampu memasarkan produk-produk tersebut.

Bisa dilihat ini di 34 provinsi. Hasil dari para mantan-mantan pengguna narkoba dan juga hasil dari daerah rawan narkoba, seperti kampung Ambon, kampung Melayu dan dari lainnya.

Setiap produk yang dipasarkan akan dilampirkan keterangan dari para perajinnya. Sehingga jiwa gotong royong masyarakat Indonesia juga bisa ditingkatkan dengan turut mengapresiasi karya para mantan pecandu narkoba tersebut.

Harganya tentu akan dinaikan. Karena ada nilai lebihnya, ada nilai sejarahnya. Misalnya tempat tisu, mungkin diluar sekitar Rp. 5000 sampai Rp. 10.000, maka akan dijual Rp. 20.000. Karena ada nilai tambah disana.

Marketplace itu diluncurkan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla didampingi Kepala BNN Heru Winarko, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jendral Tito Karnavian, Menkum HAM Yasonna Laoly, dan Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif.

Adapun dalam acara tersebut sejumlah booth menjajakan produk-produk milik mantan pecandu narkoba, diantaranya, kopi, makanan dan kerajinan khas daerah lainnya.

Sumber : kompas.com

No comments:

Post a Comment